Alasan Orang Indonesia Menjadikan Gorengan Makanan Favorit Saat Berbuka Puasa

dscf6284-1280x853

Renyah, gurih, serta rasanya nikmat. Tiga dari sekian alasan yang buat kamu tergila-gila dengan deretan gorengan kuning keemasan yang senantiasa setia menunggu kamu di gerobak pinggir jalan.

Memanglah mesti diakui, meski kita semuanya memahami benar kalau gorengan sejatinya tidak baik untuk kesehatan, banyak orang memilih ‘tutup mata’ serta tetap menikmati kelezatan gorengan jadi makanan ringan di sore hari. Jenis gorengan ciri khas Indonesia yang biasa kamu jumpai di gerobak tepi jalan juga sangat beragam.

Ada bakwan goreng, tahu isi, tempe goreng, pisang goreng, ubi manis, risol, pastel, cireng, martabak mini, singkong goreng, cakue, donat goreng, lumpia, serta banyak lagi. Semua menawarkan rasa gurih dan kerenyahan masing-masing yang sangat menggoda.

Hmm… Membayangkannya saja sudah menggugah selera.

Dan di bulan puasa ini, beberapa orang menjadikan gorengan jadi salah satu menu yang harus ada di meja makan saat berbuka. Alasannya? Apa lagi bila bukan rasa lezatnya yang tidak tergantikan.

Selain karena rasanya, nyatanya masih ada sederet faktor lain yang jadi alasan mengapa orang Indonesia begitu suka pada gorengan. Apa saja, sih?

 

  • Murah dan Bisa Ditemui di Mana Saja

terungkap-minyak-penjual-gorengan-tak-pernah-diganti

Memang harus diakui, salah satu alasan mengapa gorengan begitu disukai segala kalangan adalah harganya yang murah. Satu potong gorengan yang dijual di pinggir jalan biasa dihargai Rp 1000 saja.

Dan yang terpenting, bisa dengan mudah kamu temukan di mana saja. Mulai dari gerobak pinggir jalan, warung, hingga restoran mewah yang berada di mal. Makanan favorit semua orang!

 

  • Praktis

Resep-Perkedel-Jagung-Gurih-Renyah-dan-Lezat

Ya, praktis dan tidak ribet. Jika sedang terburu-buru, kamu bisa menyantap gorengan dalam sekali lahap.

Gorengan juga sangat berjasa untuk mengganjal perut saat kamu tak sempat sarapan, keroncongan di sore hari, atau bahkan belum sempat berbuka puasa karena masih terjebak macetnya jalanan Ibu Kota Bisa dinikmati kapan saja, di mana saja!

 

  • Tampilan Menggiurkan

resep-tahu-goreng-isi-sayur-renyah

Kuning keemasan dan menguarkan aroma menggoda. Jika sudah bertemu dengan gorengan, siapa yang tahan untuk tidak segera menyantapnya ketika adzan maghrib sudah berkumandang?

 

  • Kebiasaan

gor-637x477

Kecintaan orang Indonesia untuk selalu menyantap gorengan juga dilatarbelakangi dengan faktor kebiasaan. Coba kamu perhatikan lagi.

Mayoritas makanan Indonesia memang dimasak menggunakan teknik digoreng. Mulai dari roti goreng, nasi goreng, martabak, pangsit goreng, ayam goreng, dan masih banyak lagi. Disadari atau tidak, orang Indonesia memang senang menyantap makanan yang digoreng.

 

  • Cocok Disantap dengan Apa Saja

gorengan-lontong-isi

Gorengan bisa dikatakaan sebagai makanan multifungsi. Baik untuk dijadikan sebagai makanan pendamping nasi maupun camilan utama. Inilah yang jadi alasan mengapa warteg dan rumah makan lainnya selalu menyediakan gorengan untuk disantap.

Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah juga membuat gorengan cocok dinikmati dengan sambal apa saja. Cabe rawit, sambal botol, sambal terasi, hingga sambal kacang. Sempurna!

 

  • Nikmat

7.-gorengan.jpg

Meski kumparan sudah berkali-kali menyebutkan hal ini, namun rasa lezat yang dimiliki gorengan memang tak bisa diabaikan. Tiada duanya! Bayangkan saja gurihnya rasa adonan tepung yang digoreng renyah hingga kecokelatan. Semuanya melebur sempurna dengan potongan tahu isi ataupun tempe yang sudah dibumbui terlebih dahulu.

Inilah yang jadi alasan mengapa gorengan jadi makanan favorit yang wajib disantap ketika berbuka puasa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s