Pelaku Meneriakan ‘Thoghut’ Sebelum Menikam Dua Orang Brimob

tempat-kejadian-perkara-tkp-penusukan-dua-anggota-brimob-usai-_170630213922-270.jpg

Seorang pria tidak dikenal menikam dua orang personel Polri di Masjid Masjid Falatehan, dekat lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) malam.

Pelaku penyerangan dua anggota Brigade Mobil Satuan III Polri di Masjid Falatehan, dekat Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jumat (30/6/2017), sempat memekikkan yel-yel sebelum melakukan aksinya.

Pelaku yang diduga berinisial Md menikam AKP Dede Suhatmi dan Briptu M Syaiful Bakhtiar, saat keduanya baru selesai salat Isya, Jumat malam sekitar pukul 19.40 WIB.

Sejumlah personel Polri yang sedang berjaga dalam rangka Hari Raya Idul Fitri juga ikut shalat di tempat yang sama.

Masjid tersebut berada tidak jauh dari Kompleks Mabes Polri, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Md, seperti dilansir laman resmi Polri, Tribratanews.com, melakukan penyerangan tiba-tiba. Pelaku yang juga salat mendadak memekikkan kata ”Thoghut”, dan langsung menikam Brimob yang satu saf dengannya.

Usai menikam aparat, pelaku yang mengenakan baju biru serta jins biru juga sempat mengancam jamaah masjid sembari mengacung-acungkan pisau tersebut.

Ia terus berteriak ‘thoghut’.

 

Thoghut atau Thaghut adalah istilah dalam agama Islam yang merujuk kepada sesuatu yang disembah atau ditaati selain Allah.

Dalam pengertian itu pun terkandung makna, bahwa jika manusia mengabaikan hukum Allah, maka hukuman terhadap mereka disebut hukum Thoghut.

Md lantas melarikan diri ke arah terminal Blok M sembari terus mengancam dan menantang anggota Brimob yang tengah berjaga.

Karena membahayakan, aparat Brimob memberi tembakan peringatan ke atas agar Md menyerah.

Bukannya gentar, Md justru balik berlari ke arah polisi yang melakukan penembakan peringatan.

Namun, pelaku malah berbalik arah dan menantang aparat sambil terus mengacung-acungkan pisau.

Terpaksa polisi melumpuhkan pelaku dengan timah panas, dan dia pun jatuh tersungkur.

Pelaku tewas seketika. Identitas pelaku hingga saat ini belum diketahui.

Sementara, dua aparat yang terkena tikaman adalah bernama AKP Dede Suhatmi (Detasemen I Gegana) dan Briptu M Syaiful Bakhtiar (Detasemen III Pelopor).

Kedua korban kini dirawat intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s