Klaim Habib Rizieq Soal Pembacokan Pakar IT Hermansyah Terbukti Tidak Benar

44119-rizieq-shihab-dan-hermansyah

Aparat kepolisian berhasil membekuk dua dari lima pelaku pengeroyokan disertai pembacokan kepada ahli informasi teknologi Hermansyah, Rabu (12/7/2017) dini hari.

Usai penangkapan, kedua pelaku mengaku membacok Hermansyah di Tol Jagorawi Km 6, Jakarta Timur, dikarenakan terpancing emosi spontanitas.

“Keterangan sementara pelaku, peristiwa itu dikarenakan mobilnya pernah menyerempet kendaraan korban di jalan tol. Itu perbuatan spontanitas, bukan sudah direncanakan,” jelas Wakil Kepala Kepolisian Resor Depok Ajun Komisaris Besar Faizal Ramadhani saat dihubungi pada Rabu pagi.

Pernyataan kedua tersangka itu seperti “pukulan balik” untuk pentolan FPI Rizieq Shihab yang tengah buron serta melarikan diri ke Yaman.

Pasalnya, Rizieq mengklaim pengeroyokan serta pembacokan Hermansyah itu erat berkaitan dengan masalah pornografi yang menjeratnya. Rizieq mengklaim, Hermansyah dibacok dikarenakan getol menyampaikan chat mesum Rizieq-Firza Husein adalah palsu.

“Pada ikhwan, saya minta maaf ada sedikit tambahan yang tidak bisa tidak, saya mesti berikan pada saat malam hari ini, yakni rasa sedih saya pada musibah yang menerpa Bapak Hermansyah. Dia yang selama ini senantiasa setia mendampingi kita semua dalam nyaris setiap tindakan,” ujar Rizieq lewat rekaman nada yang diperuntukkan untuk FPI.

“Hal ini tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan beliau dalam memberi kesaksian jadi seorang ahli, kalau chat fitnah yang sampai kini diperuntukkan pada saya, adalah chat palsu serta penuh rekayasa, ” sambungnya.

Bahkan juga, Rizieq mengklaim tindakan pembacokan itu juga adalah usaha pihak-pihak yang tidak menginginkan ada rekonsiliasi pada kelompoknya dengan pemerintah.

“Peristiwa itu tidak bisa dibiarkan, harus diusut sampai selesai. Namun tentu jangan sampai peristiwa ini mengakibatkan kerusakan segala komunikasi (untuk rekonsiliasi) yang tengah kita bangun,” katanya dalam rekaman yang sama.

Ia menjelaskan, FPI ataupun GNPF—yang saat waktu Pilkada DKI Jakarta getol mengadakan aksi anti-Ahok—tengah berusaha menjalin komunikasi ke pemerintah dan pihak beda untuk berdamai.

Tetapi, Rizieq mengaku tidak semua orang suka pada usaha yang diinisiasi pihaknya itu.

“Ada pihak yang ingin menggagalkan semua usaha rekonsiliasi. Saya percaya, apa yang berlangsung pada Hermansyah, yaitu sisi upaya musuh kita untuk menghancurkan bebrapa gagasan bagus kita, ” tukasnya.

Akibat Tersempet

Klaim-klaim sang habib pada akhirnya dimentahkan oleh pengakuan pelaku pembacokan. Berdasarkan keterangan dua pelaku pada polisi, peristiwa pada MInggu (9/7) dini hari yang nahas itu berawal ketika Hermansyah serta sang istri, Iriana, tengah mengendarai Toyota Avanza menuju rumah.

Disuatu momen, mobil Hemansyah berada di belakang bus. Waktu itulah, mendadak mobil Honda City yang nyatanya dikendarai seorang pelaku, Edwin Hitipeuw (31) mendahului sekaligus menyerempet mobil korban.

Tidak terima diserempet, Hermansyah memacu mobilnya untuk menguber kendaraan pelaku. Setelah itu, pelaku dan korban turun dari mobil serta terlibat “adu mulut”.

Saat itulah tiga kawan Edwin sesama penagih utang yang mengendarai mobil Toyota Yaris berhenti dari belakang dan langsung keluar mengeroyok Hermansyah. Satu pelaku, Laurens Paliyama (37) membacok Hermansyah.

Terlebih dulu diberitakan, dua dari lima pelaku pembacokan Hermansyah tertangkap, Rabu dini hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Sapta Maulana mengungkap, pelaku pembacokan itu ternyata berprofesi sebagai penagih utang atau debt collector.

“Pelaku bekerja sebagai ‘mata elang’ atau penagih utang. Dua orang yang di tangkap oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Tim Jaguar Polresta Depok, dan Polres Jaktim di Jalan Raya Sawangan, Depok, sekitaran pukul 01.00 WIB,” terang Maulana, Rabu pagi.

Kedua pelaku itu bernama Edwin Hitipeuw (37) dan Laurens Paliyama (31). Mereka ditangkap sesudah polisi memperoleh sketsa muka berdasar pada informasi Iriana, istri Hermansyah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s